Cara Menjaga Kesehatan Lambung Tetap Sehat di Bulan Ramadhan
Apasih Sakit Maag Itu?
Menurut ilmu kedokteran, penyakit maag sebenarnya dibagi menjadi 2 macam yaitu dyspeptia organik dan dyspeptia fungsional. Kondisi dyspeptia organik terjadi karena didalam lambung kita terdapat luka, lecet, peradangan ataupun tumor yang diakibatkan oleh asam lambung yang terlalu tinggi juga akibat dari infeksi Helicobacter Pylori. Kondisi ini dapat menyebabkan ulu hati terasa mual, perih dan sakit serta rasa yang lain yang disebabkan oleh terjadinya kelainan pada organ lambung.
Pada kasus dyspeptia fungsional biasanya terjadi perut kembung dan tidak nyaman. Hal ini dikarenakan oleh gas dari asam lambung yang tinggi didalam lambung yang diakibatkan oleh faktor stres. Jika kondisi stres terus dibiarkan maka produksi asam lambung akan selalu meningkat dan dapat berpotensi pula menjadi dyspeptia organik. Oleh karena itu ada beberapa cara untuk menyembuhkan dyspeptia fungsional adalah dengan menghindari gelaja stres, berolahraga dan dianjurkan pula untuk berpuasa.
Dengan berpuasa dan rajin beribadah maka ketenangan diri akan tercipta dan lama kelamaan kondisi lambung akan membaik karena kondisi psikis lebih ringan dan terlepas dari faktor stres. Karena biasanya penderita dyspeptia fungsional tidak memiliki kelainan pada lambungnya dan tidak terinfeksi bakteri Helicobacter Pylori, Sehingga tidak diperlukan penanganan medis untuk penderita dyspeptia fungsional.
Tips Berpuasa Bagi Penderita Dyspeptia
Ada beberapa tips untuk menjalankan ibadah puasa bagi para penderita dyspeptia sebagai berikut :
- Diwajibkan untuk selalu bersahur
- Makan dengan teratur dan tepat waktu, apalagi disaat berbuka puasa
- ”Berbukalah dengan yang manis” bukanlah sekedar sunnah, mengembalikan tingkat gula darah untuk memberikan energi pada lambung untuk bekerja.
- Berbuka dengan makanan ringan yang menyehatkan.
- Hindari makanan dan minuman yang mengandung gas seperti kol, soda, dan lain-lain.
- Hindari minum kopi dan alkohol.
- Hindari makanan pedas dan berlemak yang dapat menjadi pemicu tingginya asam lambung.
- Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan yang dapat menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan seperti coklat, gorengan dan sebagainya.
- Hindarkan diri dari stres untuk menenangkan lambung dan usus.
- Perbanyak minum air disaat sahur dan berbuka untuk melancarkan pencernaan
- Lindungi lambung dengan menkonsumsi suplemen khusus lambung agar dinding lambung tetap terlindungi dari terpaan asam lambung yang tinggi disaat berpuasa.
Pada kasus dyspeptia organik yang sudah kronis tidak disarankan untuk melakukan ibadah puasa dan akan menjadi lebih baik jika dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika tetap ingin mencoba untuk berpuasa. Ada beberapa keringanan bagi para manula dan para penderita penyakit tertentu jika tidak mampu untuk berpuasa adalah dengan membayar zakat fitrah dan perbanyak sedekah disaat bulan ramadhan.
Semoga artikel ini bisa memberikan semangat positif bagi para penderita penyakit maag atau dyspeptia untuk tetap menigkatkan kadar keimanan dan tetap dapat beribadah di bulan suci ramadhan. salam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar